Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Ekstrakurikuler Siswa Berdasarkan Minat dan Bakat Menggunakan Metode Smart dan Moora
DOI:
https://doi.org/10.56207/jitm.v1i2.857Keywords:
sistem pendukung keputusan, SMART, MOORA, ekstrakurikuler, analisis multi-kriteriaAbstract
Pemilihan kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan minat dan bakat siswa merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pengembangan potensi akademik maupun non-akademik siswa di sekolah. Permasalahan yang sering terjadi adalah penentuan prioritas ekstrakurikuler unggulan masih dilakukan secara subjektif berdasarkan asumsi dan tren sesaat, tanpa mempertimbangkan akumulasi profil minat, bakat, dan kemampuan finansial siswa secara terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam menentukan prioritas kelayakan 6 alternatif ekstrakurikuler (Futsal, Basket, Informatika, Tari, Pramuka, dan Paskibra) menggunakan integrasi metode SMART (Simple Multi Attribute Rating Technique) dan MOORA (Multi Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis). Data penelitian dikumpulkan melalui instrumen penilaian berbasis 6 kriteria, yaitu Minat (C1), Bakat (C2), Nilai Akademik Pendukung (C3), Kedisiplinan (C4), Kesehatan Fisik (C5), dan Biaya Perlengkapan (C6) sebagai atribut cost, yang diterapkan pada 10 siswa sampel. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa integrasi SMART dan MOORA menghasilkan peringkat yang konsisten dan terstruktur, dengan Informatika (A3) memperoleh nilai optimasi MOORA tertinggi (Yi = 0.2828), disusul Pramuka (Yi = 0.2672) dan Tari (Yi = 0.2651). Temuan ini dapat menjadi acuan strategis bagi sekolah dalam pembinaan kegiatan kesiswaan dan alokasi anggaran sarana prasarana ekstrakurikuler secara lebih terencana dan terukur.
References
Belton, V., & Stewart, T. J. (2002). Multiple criteria decision analysis: An integrated approach. Kluwer Academic Publishers.
Brauers, W. K., & Zavadskas, E. K. (2006). The MOORA method and its application to privatization in a transition economy. Control and Cybernetics, 35, 445–469.
Chakraborty, S. (2011). Applications of the MOORA method for decision making in manufacturing environment. The International Journal of Advanced Manufacturing Technology, 54(9–12), 1155–1166. https://doi.org/10.1007/s00170-010-2972-0
Edward, W. (1977). How to use multiattribute utility theory for social decision making. IEEE Transactions on Systems, Man, and Cybernetics, 7(5), 326–340. https://doi.org/10.1109/TSMC.1977.4309720
Figueira, J., Greco, S., & Ehrgott, M. (Eds.). (2005). Multiple criteria decision analysis: State of the art surveys. Springer.
Gadakh, V. S. (2012). Application of MOORA method for parametric optimization of milling process. International Journal of Applied Research in Mechanical Engineering, 1(4), 54–58.
Hwang, C. L., & Yoon, K. (1981). Multiple attribute decision making: Methods and applications. Springer-Verlag.
Kahraman, C. (2008). Fuzzy multi-criteria decision making: Theory and applications with recent developments. Springer.
Karande, P., & Chakraborty, S. (2012). Application of multi-objective optimization on the basis of ratio analysis (MOORA) method for materials selection. Materials & Design, 37, 317–324. https://doi.org/10.1016/j.matdes.2012.01.013
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 62 Tahun 2014 tentang kegiatan ekstrakurikuler pada pendidikan dasar dan menengah. Kemendikbud.
Kusumadewi, S., Hartati, S., Harjoko, A., & Wardoyo, R. (2006). Fuzzy multi-attribute decision making (MADM). Graha Ilmu.
Nofriansyah, D., & Defit, S. (2017). Multi criteria decision making (MCDM) pada sistem pendukung keputusan. Deepublish.
Roy, B. (1996). Multicriteria methodology for decision aiding. Kluwer Academic Publishers.
Saaty, T. L. (1980). The analytic hierarchy process: Planning, priority setting, resource allocation. McGraw-Hill.
Triantaphyllou, E. (2000). Multi-criteria decision making methods: A comparative study. Kluwer Academic Publishers.
Turban, E., Aronson, J. E., & Liang, T.-P. (2005). Decision support systems and intelligent systems (7th ed.). Pearson Prentice Hall.
Tzeng, G. H., & Huang, J. J. (2011). Multiple attribute decision making: Methods and applications. CRC Press.
Zeleny, M. (1982). Multiple criteria decision making. McGraw-Hill.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Agestra Agestra, Yaslinda Lizar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Ilmu Terapan dan Multidisipliner (JITM) dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Berdasarkan lisensi ini, penulis tetap memegang hak cipta atas karya ilmiahnya dan memberikan hak kepada jurnal untuk mempublikasikan pertama kali karya tersebut. Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, menelusuri, atau menautkan teks lengkap artikel, serta mengadaptasi atau mengembangkan karya untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial, dengan ketentuan mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis dan sumber publikasi.
Pengguna wajib mencantumkan atribusi yang sesuai, termasuk nama penulis, judul artikel, nama jurnal, volume, nomor, tahun publikasi, serta DOI. JITM menerapkan kebijakan akses terbuka penuh (full open access). Semua artikel tersedia secara bebas segera setelah dipublikasikan. JITM tidak memungut biaya pengiriman naskah maupun biaya publikasi artikel (No APC).






