Analisis Peran Quick Response Code Indonesian Standard Dalam Mendorong Inklusi Keuangan di Wilayah Pedesaan
Keywords:
inklusi keuangan, QRIS, pembayaran digital, ekonomi pedesaan, UMKM, literasi keuanganAbstract
Inklusi keuangan merupakan salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan mengurangi kesenjangan sosial. Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yang diperkenalkan oleh Bank Indonesia pada tahun 2019, telah menjadi inovasi pembayaran digital yang penting dalam meningkatkan inklusi keuangan, terutama di wilayah perdesaan. Penelitian ini menganalisis peran QRIS dalam memperluas akses keuangan bagi masyarakat perdesaan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS memberikan berbagai manfaat, seperti efisiensi transaksi, akses keuangan yang lebih luas, dan peningkatan keamanan finansial. Namun, implementasinya di wilayah perdesaan masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi keuangan, dan ketergantungan masyarakat pada transaksi tunai. Studi ini merekomendasikan peningkatan infrastruktur digital, edukasi keuangan, serta insentif dari pemerintah untuk mendorong adopsi QRIS secara lebih luas. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan ilmu manajemen keuangan dan perumusan kebijakan dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.
References
Agata, T. F. (2024). Pengaruh Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan Dan Modal Minimal Terhadap Minat Investasi Generasi Z Indonesia Di Pasar Modal. Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi & Akuntansi (Mea), 8(2), 1797–1813. https://doi.org/10.31955/mea.v8i2.4243
Almasah, M. Z. (2024). Analisis Ekonomi Sosial Dan Indeks Inklusi Keuangan Di Indonesia Dengan Persamaan Bentuk Tereduksi. Limits Journal of Mathematics and Its Applications, 21(1), 81. https://doi.org/10.12962/limits.v21i1.17113
Annisa, N. N., Irwanah, L., Rosa, N. I., Al Adawiyah, C. D., Ranggika, R., & Karimah, S. A. (2024). Implementasi QRIS Metode Pembayaran Digital pada Kualitas Peningkatan UMKM di Masyarakat Desa Rancabungur. PRAXIS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 97–104. https://doi.org/10.47776/praxis.v2i1.749
Dahiya, S., & Kumar, M. (2020). Linkage between Financial Inclusion and Economic Growth: An Empirical Study of the Emerging Indian Economy. Vision: The Journal of Business Perspective, 24(2), 184–193. https://doi.org/10.1177/0972262920923891
Eni, N., Safitri, A., Suandi, S., & Salmia, S. (2024). Inovasi Pembelajaran Digital Dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan di Abad 21. JURNAL SARAWETA, 2(2), 120–131. https://ejurnal.staiddimaros.ac.id/index.php/saraweta/article/view/101
Holle, M. H. (2023). Indeks Inklusi Keuangan Indonesia (Analisis Kontribusi Sektor Usaha Lembaga Keuangan Mikro). Investi Jurnal Ekonomi Dan Perbankan, 4(2), 550–569. https://doi.org/10.32806/ivi.v4i2.139
Jumady, E., Halim, A., Manja, D., & Amaliah, N. Q. (2022). Pengaruh Literasi Keuangan Dan Inklusi Keuangan Terhadap Kinerja Usaha Kecil Di Kota Makassar. Jurnal Ecogen, 5(2), 287. https://doi.org/10.24036/jmpe.v5i2.12893
Krippendorff, K. (2019). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. SAGE Publications, Inc. https://doi.org/10.4135/9781071878781
Kriyantono, R. (2012). Teknik Praktis Riset Komunikasi (6th ed.). Kencana Prenada Media Grup.
Li, H., Zhuge, R., Han, J., Zhao, P., & Gong, M. (2022). Research on the impact of digital inclusive finance on rural human capital accumulation: A case study of China. Frontiers in Environmental Science, 10. https://doi.org/10.3389/fenvs.2022.936648
Li, J., Wu, Y., & Xiao, J. J. (2020). The impact of digital finance on household consumption: Evidence from China. Economic Modelling, 86, 317–326. https://doi.org/10.1016/j.econmod.2019.09.027
Liu, T., He, G., & Turvey, C. G. (2021). Inclusive Finance, Farm Households Entrepreneurship, and Inclusive Rural Transformation in Rural Poverty-stricken Areas in China. Emerging Markets Finance and Trade, 57(7), 1929–1958. https://doi.org/10.1080/1540496X.2019.1694506
Marginingsih, R. (2021). Financial Technology (Fintech) Dalam Inklusi Keuangan Nasional Di Masa Pandemi Covid-19. Moneter - Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 8(1), 56–64. https://doi.org/10.31294/moneter.v8i1.9903
Mian, X. (2024). Research on The Impact of Digital Inclusive Finance on Inclusive Rural Growth. Highlights in Business, Economics and Management, 29, 224–232. https://doi.org/10.54097/qndv0y73
Pratama, S. E. (2023). Pengaruh Literasi Keuangan Dan Financial Technology Terhadap Peningkatan Inklusi Keuangan Umkm Kota Banda Aceh. Jurnal Akuntansi Muhammadiyah, 13(2), 69–80. https://doi.org/10.37598/jam.v13i2.1908
Safrianti, S., Puspita, V., Shinta, S. D., & Afriyeni, A. (2022). Tingkat Financial Technology Terhadap Peningkatan Kinerja UMKM Dengan Variabel Intervening Inklusi Keuangan Pada Pelaku UMKM Kota Bengkulu. MBR (Management and Business Review), 6(2), 212–227. https://doi.org/10.21067/mbr.v6i2.7538
Sanistasya, P. A., Raharjo, K., & Iqbal, M. (2019). The Effect of Financial Literacy and Financial Inclusion on Small Enterprises Performance in East Kalimantan. Jurnal Economia, 15(1), 48–59. https://doi.org/10.21831/economia.v15i1.23192
Sari, A. N., & Kautsar, A. (2020). Analisis Pengaruh Literasi Keuangan, Financial Technology, Dan Demografi Terhadap Inklusi Keuangan Pada Masyarakat Di Kota Surabaya. Jurnal Ilmu Manajemen, 8(4), 1233. https://doi.org/10.26740/jim.v8n4.p1233-1246
Septiani, M., Afni, N., & Andharsaputri, R. L. (2019). PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENYEWAAN ALAT BERAT. JUSIM (Jurnal Sistem Informasi Musirawas), 4(02), 127–135. https://doi.org/10.32767/jusim.v4i02.639
Septiani, R., & Wuryani, E. (2020). Pengaruh Literasi Keuangan Dan Inklusi Keuangan Terhadap Kinerja Umkm Di Sidoarjo. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 9(8), 3214. https://doi.org/10.24843/ejmunud.2020.v09.i08.p16
Setiawan, I. K. A. (2023). Pengaruh Kepercayaan, Nilai Pelanggan, dan Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pelanggan di Shopee (Studi Pada Pengguna Shopee di Universitas Lampung). Universitas Lampung.
Usmayanti, V. (2023). Pengaruh Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan Pada Perilaku Keuangan Pelaku UMKM Perempuan: Studi Kasus Di Jambi. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Humanika, 13(3), 339–348. https://doi.org/10.23887/jiah.v13i3.66803
Wang, X., & Fu, Y. (2022). Digital financial inclusion and vulnerability to poverty: evidence from Chinese rural households. China Agricultural Economic Review, 14(1), 64–83. https://doi.org/10.1108/CAER-08-2020-0189
Widyaningsih, E. N. (2024). Meningkatkan Kinerja UMKM: Dampak Dari Inklusi Keuangan Dan Literasi Keuangan. Jpem, 1(2), 17. https://doi.org/10.47134/jpem.v1i2.256
Yanti, W. I. P. (2019). Pengaruh Inklusi Keuangan Dan Literasi Keuangan Terhadap Kinerja Umkm Di Kecamatan Moyo Utara. Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 2(1). https://doi.org/10.37673/jmb.v2i1.305
Yi, S., Qi, Y., Ya, Y., Shi, J., & Cui, Y. (2024). The impact of China’s digital inclusive financial development gap on the optimization of rural consumption structure. PLOS ONE, 19(8), e0308412. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0308412
Yuliyawati, Y. (2023). Analisis Literasi Keuangan Terhadap Keberlangsungan Umkm Dengan Inklusi Keuangan Pada Umkm Gianyar. Jurnal Proaksi, 10(2), 246–262. https://doi.org/10.32534/jpk.v10i2.3981
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Almuzizah Hia, Delipiter, Berkat Notatema Zendrato, Ayler Beniah Ndraha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis diterbitkan di bawah persyaratan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution 4.0. Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menyalin dan mendistribusikan kembali materi ini dalam bentuk atau format apa pun, menyusun, memodifikasi, dan membuat turunan dari materi ini untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial, selama penulis asli dan sumbernya dikutip dengan benar.

