Pengaruh penerapan metode problem-posing dan tugas terstruktur terhadap prestasi belajar mahasiswa

Authors

  • Serniati Zebua Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Nias

DOI:

https://doi.org/10.56207/lauru.v1i1.14

Keywords:

problem-posing, prestasi belajar, tugas terstruktur

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah metode pembelajaran problem posing dan pemberian tugas terstruktur lebih efektif dari pada metode konvensional dalam meningkatkan prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah dasar-dasar akuntansi. Penelitian dilaksanakan di semester pertama kelas A sebanyak 34 orang dan kelas B sebanyak 37 orang mahasiwa Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Sosial di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Gunungsitoli TA 2017/2018. Hasil penelitian menujukkan bahwa kelas eksperimen dengan menggunakan metode problem-posing dan pemberian tugas terstruktur lebih efektif dari pada kelas kontrol dengan menggunakan metode konvensional (ceramah). Hal ini dibuktikan oleh hasil pengujian dengan menggunakan uji-t, hasilnya terdapat perbedaan antara kelas eksperimen sebesar 73.39 dan kelas kontrol sebesar 50.39. Pada kelas eksperimen peningkatan prestasi belajar mahasiswa jauh lebih tinggi dari pada peningkatan prestasi belajar mahasiswa pada kelas kontrol. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa pada rata-rata prestasi belajar mahasiswa pada kelas eksperimen sebesar 75.50 jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata prestasi belajar pada kelas kontrol sebesar 71.46. Rendahnya kenaikan rata-rata prestasi belajar pada mata kuliah dasar-dasar akuntansi pokok bahasan jurnal penyesuaian pada kelas kontrol disebabkan metode yang digunakan adalah metode konvensional.

References

Beal, C. R., & Cohen, P. R. (2012). Teach Ourselves: Technology to Support Problem Posing in the STEM Classroom. Creative Education, 03(04), 513–519. https://doi.org/10.4236/ce.2012.34078

English, L. D. (1997). The Development of Fifth-Grade Children’s Problem-Posing Abilities. Educational Studies in Mathematics, 34(3), 183–217. https://doi.org/10.1023/A:1002963618035

Handayani, B. D. (2008). Efektivitas Penerapan Metode Problem Posing Dan Tugas Terstruktur Terhadap Prestasi Belajar Siswa”. Jurnal Forum Kependidikan. Forum Kependidikan, 28(1).

Harahap, S. S. (2012). Teori Akuntansi (Revised). RajaGrafindo Persada.

Ross, S. M., & Morrison, G. R. (2004). Experimental Research Methods. In D. Jonassen & M. Driscoll (Eds.), Handbook of Research on Educational Communications and Technology: A Project of the Association for Educational Communications and Technology (2nd ed., p. 23). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781410609519

Sanjaya, W. (2011). Pembelajaran dalam implementasi kurikulum berbasis kompetensi. Kencana Prenada Media.

Silver, E. A., & Cai, J. (1996). An Analysis of Arithmetic Problem Posing by Middle School Students. Journal for Research in Mathematics Education, 27(5), 521. https://doi.org/10.2307/749846

Slameto. (2015). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya (Revisi, Cetakan 6). Rineka Cipta.

Sudjana, N. (2011). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Sinar Baru Algensindo.

Tu’u, T. (2004). Peran Disiplin pada Perilaku dan Prestasi siswa. Grasindo.

Downloads

Published

2022-06-30

How to Cite

Zebua, S. (2022). Pengaruh penerapan metode problem-posing dan tugas terstruktur terhadap prestasi belajar mahasiswa. LAURU: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi, 1(1), 21–27. https://doi.org/10.56207/lauru.v1i1.14

Issue

Section

Table of Contents