Penerapan model pembelajaran student teams achievement division dalam meningkatkan hasil belajar siswa di SMA Negeri 1 Botomuzoi
DOI:
https://doi.org/10.56207/lauru.v1i1.8Keywords:
hasil belajar, STAD, student teams achievement divisionAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) dalam proses pembelajaran ekonomi. Selain itu, penelitian ini juga dimaksudkan untuk menilai peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran STAD. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan instrumen yaitu lembar observasi guru dan siswa, tes hasil belajar, dan dokumentasi yang dilakukan di SMA Negeri 1 Botomozoi dengan jumlah siswa sebanyak 22 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa observasi guru pada siklus pertama mencapai rerata 54,46%. Sebagai perbandingan, kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran pada siklus kedua mencapai rerata 88,38%. Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus pertama memperoleh rerata 48,79%, dan pada siklus kedua terjadi peningkatan yang signifikan dengan rerata 85,34%. Hasil belajar siswa pada siklus pertama sebesar 75,87, dan siklus kedua meningkat menjadi 83,27. Persentase ketuntasan yang dicapai pada siklus pertama sebesar 63,63% dan pada siklus kedua sebesar 86,36%. Peneliti menyimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran STAD di SMA Negeri 1 Botomozoi.
References
Corey, S. M. (1954). Action Research in Education. The Journal of Educational Research, 47(5), 375–380. http://www.jstor.org/stable/27529611
Depdiknas. (2002). Penilaian Berasaskan Kelas. Depdiknas.
Gordon, S. P., & Solis, R. D. (2018). Teacher Leaders of Collaborative Action Research: Challenges and Rewards. Inquiry in Education, 10(2), 1–22.
Hartati, S. (2012). Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Penerapan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) bagi Siswa Kelas IV SD Puri 01 Kecamatan Pati Kabupaten Pati Tahun Pelajaran 2012/2013. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Hopkins, D. (2014). A Teacher’s Guide to Classroom Research (4th ed.). McGraw-Hill.
Isjoni. (2010). Cooperative Learning: Efektifitas Pembelajaran Kelompok. Alfabeta.
Kunandar. (2016). Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi Guru. Rajawali Press.
Lestari, N. W. N., Sujana, I. W., & Ganing, N. N. (2014). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbantuan Bahan Ajar Terhadap Hasil Belajar IPS Kelas V Gugus Budi Utomo Denpasar Timur. MIMBAR PGSD Undiksha, 2(1).
Rusman. (2018). Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Rajawali Pers.
Sanjaya, W. (2016). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Prenadamedia.
Shoimin, A. (2017). 68 model pembelajaran inovatif dalam kurikulum 2013. Ar-Ruzz Media.
Slavin, R. E. (2015). Cooperative Learning: Teori, Riset dan Praktik (Zubaedi, Ed.). Nusamedia.
Sudjana, N. (2017). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Remaja Rosdakarya.
Suprijono, A. (2011). Model-Model Pembelajaran. Gramedia Pustaka Jaya.
Utomo, N. C., & Primiani, C. N. (2009). Perbandingan Metode Cooperatif Learning Tipe Jigsaw dengan Tipe STAD terhadap Prestasi Belajar Biologi Kelas VIII MTsN Kembangsawit. Jurnal Pendidikan MIPA, 1(1), 3–11.
Yustisia, T. P. (2007). Panduan Penyusunan KTSP Lengkap (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SD SMP dan SMA). Pustaka Yustisia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Sri Wahyuningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
LAURU: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi memiliki CC BY 4.0 atau lisensi yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah.


