Analisis Jumlah Konsumsi Mie Instan Produksi Indofood di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta: Metode Markov Chain

Pendekatan Rantai Markov

Penulis

  • Sabiela Aulia Husna UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Kata Kunci:

Mie Instan, Markov Chain, Yogyakarta

Abstrak

Abstrak. Tingkat pengetahuan gizi seseorang mempengaruhi sikap dan perilaku dalam memilih makanan yang dikonsumsi. Perubahan gaya hidup masyarakat saat ini juga berdampak pada konsumsi makanan instan salah satunya mi instan. Hal ini dimungkinkan karena mie instan praktis dan dapat memenuhi selera masyarakat, baik dewasa maupun anak-anak. Namun, mi instan belum bisa dikatakan sebagai makanan sehat, karena tidak mencukupi gizi seimbang bagi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat konsumen mi instan di Provinsi Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang mencakup lima kabupaten di Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat konsumsi mi instan di Provinsi DI Yogyakarta akan terus meningkat dipimpin oleh Kabupaten Sleman dengan peningkatan sebesar 0,029% pada setiap periodenya.

Referensi

Bahroini, A., Farmadi, A., & Nugroho, R. A. (2016). Prediksi Permintaan Produk Mie Instan Dengan Metode Fuzzy Takagi-Sugeno. Klik - Kumpulan Jurnal Ilmu Komputer, 3(2), 220. https://doi.org/10.20527/klik.v3i2.62

Chasanah, U., & SP, D. B. G. (2023). Pengaruh Brand Ambassador, Kualitas Produk Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Mie Instan Lemonilo. Jurnal Riset Akuntansi Dan Bisnis Indonesia, 3(1). https://doi.org/10.32477/jrabi.v3i1.679

Efrizal, W. (2020). Perilaku Konsumsi Mie Instan Pada Remaja. Citra Delima Scientific Journal of Citra Internasional Institute, 4(2), 94–100. https://doi.org/10.33862/citradelima.v4i2.119

Lakoro, Y., Hadi, H., & Julia, M. (2016). Pola Konsumsi Air, Susu Dan Produk Susu, Serta Minuman Manis Sebagai Faktor Risiko Obesitas Pada Anak Sekolah Dasar Di Kota Yogyakarta Dan Kabupaten Bantul. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics), 1(2), 102. https://doi.org/10.21927/ijnd.2013.1(2).102-109

Norvadila, K. N., & Aprianti, A. (2024). Pengetahuan, Pendapatan Keluarga, Ketersediaan Pangan Dan Frekuensi Konsumsi Mie Instan Dengan Status Gizi Pada Remaja. Jurnal Keperawatan Profesional, 5(1), 53–61. https://doi.org/10.36590/kepo.v5i1.933

Rohmalia, D., & Dainy, N. C. (2023). Daya Terima dan Kandungan Gizi Mie Basah Berbasis Tepung Hati Ayam dan Tepung Talas Bogor. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 4(1), 1. https://doi.org/10.24853/mjnf.4.1.1-13

Suhaema, S., & Masthalina, H. (2015). Pola Konsumsi Dengan Terjadinya Sindrom Metabolik. Kesmas National Public Health Journal, 9(4), 340. https://doi.org/10.21109/kesmas.v9i4.741

Diterbitkan

2025-02-11

Cara Mengutip

Husna, S. A. (2025). Analisis Jumlah Konsumsi Mie Instan Produksi Indofood di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta: Metode Markov Chain: Pendekatan Rantai Markov. Jurnal Manajemen Dan Ekonomi Bisnis, 2(1), 35–43. Diambil dari https://ojs.unias.ac.id/index.php/jmeb/article/view/201

Terbitan

Bagian

Table of Content