Analisis Bentuk Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Deep Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Katolik Kuala Dua

Authors

  • Theodelind Eunike Pramesti Dawa Putri IKIP PGRI Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.56207/to.v4i2.911

Keywords:

Perencanaan, Pelaksanaan, Sistem Penilaian, Deep Learning, Kurikulum Merdeka

Abstract

Tantangan implementasi Kurikulum Merdeka saat ini terletak pada kesiapan perangkat instruksional guru dalam menyajikan pembelajaran bermakna untuk mengantisipasi fenomena belajar permukaan (surface learning). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan sistem penilaian pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis deep learning pada materi teks iklan, slogan, dan poster di Sekolah Menengah Pertama. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini melibatkan satu orang guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan seluruh peserta didik kelas VIII SMP Katolik Kuala Dua yang berjumlah satu kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi kelas non-partisipan selama dua hari pertemuan, wawancara mendalam bersama guru, dan studi dokumentasi Modul Ajar. Seluruh data lapangan dianalisis secara interaktif menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) perencanaan pembelajaran telah terstruktur mencakup empat Tujuan Pembelajaran berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) melalui pemetaan tiga rumpun gaya belajar siswa; (2) pelaksanaan kelas diimplementasikan secara dinamis menggunakan model Project-Based Learning (PjBL) yang berpusat pada siswa, didukung fleksibilitas alokasi waktu oleh guru; dan (3) sistem penilaian mencakup tiga fase evaluasi komprehensif, yaitu asesmen diagnostik awal, formatif berupa rubrik observasi sikap, serta sumatif menggunakan instrumen penilaian keterampilan produk dengan akumulasi skor maksimal 100. Dengan demikian, perpaduan Kurikulum Merdeka dan pendekatan deep learning di SMP Katolik Kuala Dua telah berjalan secara berkesinambungan dan adaptif dalam mewujudkan pembelajaran yang relevan.

References

Albina, M., & Pratama, K. B. (2025). Peran tujuan pembelajaran dalam perencanaan pembelajaran: Dasar untuk pembelajaran yang efektif. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(2), 55–61. https://doi.org/10.62383/hardik.v2i2.1233

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (Eds.). (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman.

Azzahra, N. T., Ali, S. N. L., & Bakar, M. Y. A. (2025). Teori konstruktivisme dalam dunia pembelajaran. Jurnal Ilmiah Research Student, 2(2), 64–75. https://doi.org/10.61722/jirs.v2i2.4762

Biggs, J., & Tang, C. (2011). Teaching for quality learning at university (4th ed.). Open University Press

Fatkhulilah, A., & Maknun, L. L. (2026). Mempertimbangkan perbedaan penilaian formatif dan penilaian sumatif dalam kurikulum mandiri. Jurnal Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Usia Dini, 3(1), 14–19. https://doi.org/10.70134/pedasud.v3i1.1078

Fikri, A. K., Fitri, A. Z., & Muhajir, A. (2025). Analisis penerapan SNP dan SNPT sebagai upaya penjaminan mutu di lembaga pendidikan Aqobah. Al Midad: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman, 1(2), 145–161. https://ejournal.staidhtulungagung.ac.id/index.php/almidad/article/view/82

Hasan, R., Bahsoan, A., Ardiansyah, A., Hasiru, R., & Maruwae, A. (2025). Implementasi kurikulum merdeka dengan menggunakan pendekatan deep learning pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 2 Kota Gorontalo. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 5(4), 2231–2240. https://doi.org/10.53299/jppi.v5i4.3029

Kartika, H. D., & Astutik, A. P. (2026). Analisis penerapan kurikulum merdeka dengan pendekatan deep learning dalam pembelajaran al-islam. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(5), 5258–5270. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i5.11398

Khairunida, E., Sumarno, S., & Hendripides, H. (2026). Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran berbasis deep learning di sekolah menengah kejuruan. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(3), 3576–3583. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i3.11041

Kusainun, N. (2020). Analisis standar penilaian pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan, 5(1), 45–54. https://doi.org/10.26740/jp.v5n1.p%25p

Mujianto, G., Widodo, R., Agustinus, A., & Setiawan, A. (2026). Pelatihan perencanaan pembelajaran berbasis deep learning untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah Muhammadiyah: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(3), 16690–16697. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4999

Noptario, N., Aisyah, S., Muhammad, N., & Shaleh, S. (2023). Analisis standar penilaian pendidikan di Indonesia (Permendikbud No 21 Tahun 2022). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(11), 380–388. https://doi.org/10.5281/zenodo.8088817

Nurdianti, P., & Kurino, Y. D. (2026). Implementasi kurikulum merdeka deep learning melalui model problem-based learning terhadap berpikir tingkat tinggi. Journal of Pedagogical Perspectives in Education, 1(3), 355–368. https://doi.org/10.65634/j-ppe.v1i3.97

Rudini, R., Rahma, E. N., & Sadarela, S. (2026). Implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran akidah akhlak di sekolah dasar atau MI melalui pendekatan deep learning. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 10(2), 1303–1316. http://dx.doi.org/10.35931/am.v10i2.6454

Sayfullooh, I. A., & Latifah, N. (2023). Relevansi teori konstruktivistik Vygotsky dengan kurikulum merdeka: Studi kepustakaan. Jurnal Tinta, 5(2), 73–82. https://doi.org/10.35897/jurnaltinta.v5i2.1011

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Supriatna, U., Arifudin, O., & Kartika, I. (2025). Perencanaan pembelajaran berbasis teknologi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Tahsinia, 6(12), 1986–1999. https://doi.org/10.57171/bccdx168

Syaifulloh, A. (2025). Integrasi prinsip deep learning dalam implementasi kurikulum merdeka: Analisis tantangan dan strategi inovatif di pendidikan Indonesia. Pedagogia: Jurnal Keguruan dan Pendidikan, 2(1), 58–72. https://doi.org/10.010125/y280m209

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Wiggins, G., & McTighe, J. (2005). Understanding by design (2nd ed.). Association for Supervision and Curriculum Development.

Zuhro, A. R., Cahyandaru, P., & Fidianingsih, A. (2025). Analisis kebutuhan media pembelajaran seni budaya berbasis pendekatan deep learning dalam kurikulum merdeka pada jenjang operasional formal. Epistema, 6(1), 15–30. https://doi.org/10.21831/ep.v6i2.89879

Published

2026-07-17

How to Cite

Putri, T. E. P. D. (2026). Analisis Bentuk Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Deep Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Katolik Kuala Dua. Ta’ehao: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(2), 258–270. https://doi.org/10.56207/to.v4i2.911