Pengaruh Literasi Digital terhadap Kemampuan Membaca Kritis Siswa

Authors

  • Trinitatis Gulo SMA Negeri 3 Mandrehe
  • Mesrah Gulo Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nias
  • Charles Advent Sarumaha Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nias
  • Lilis Artati Gulo Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nias
  • Lestari Hia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nias

DOI:

https://doi.org/10.56207/to.v4i2.797

Keywords:

literasi digital, membaca kritis, evaluasi informasi digital

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran literasi digital terhadap kemampuan membaca kritis siswa kelas X-1 SMA Negeri 3 Mandrehe. Literasi digital menjadi kompetensi penting di era teknologi informasi karena membantu siswa dalam mengakses, memahami, mengevaluasi, dan menggunakan informasi dari berbagai sumber digital secara kritis dan bertanggung jawab. Kemampuan membaca kritis diperlukan agar siswa tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi juga mampu menganalisis, membedakan fakta dan opini, serta memberikan penilaian terhadap informasi yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 30 siswa kelas X-1 SMA Negeri 3 Mandrehe. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terhadap 10 siswa dan 1 guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, serta dokumentasi berupa hasil tugas siswa dan catatan pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital memiliki peran penting dalam mendukung kemampuan membaca kritis siswa. Siswa yang memiliki kemampuan literasi digital yang baik cenderung lebih mampu memahami isi teks, menemukan ide pokok, membedakan fakta dan opini, serta mengevaluasi informasi dari media digital. Namun, sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam menilai kredibilitas sumber informasi. Selain itu, penggunaan media digital dalam pembelajaran juga meningkatkan keaktifan dan minat membaca siswa. Dengan demikian, literasi digital berkaitan erat dengan pengembangan kemampuan membaca kritis siswa dalam proses pembelajaran.

References

Cahyani, N., Hutagalung, E. N. H., & Harahap, S. H. (2024). Berpikir Kritis Melalui Membaca: Pentingnya Literasi Dalam Era Digital. IJEDR: Indonesian Journal of Education and Development Research, 2(1), 417–422. https://doi.org/10.57235/ijedr.v2i1.1795

Fauziah, A. (2024a). Pentingnya Kemampuan Membaca Kritis Di Era Informasi Digital. Jurnal Citra Pendidikan, 4(2), 1685–1689. https://doi.org/10.38048/jcp.v4i2.3527

Hidayat, T., Sari, I., & Noviani, D. (t.t.-a). Pengaruh Literasi Digital Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik di Era Society 5.0. 04(08).

Husaeni, A. S., Hidayat, R., & Khadijah, I. (2023a). Peran Literasi Digital terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V MI. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(11), 8913–8918. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i11.2697

Jenkins, H., Clinton, K., Purushotma, R., Robison, A. J., & Weigel, M. (t.t.). Confronting the Challenges of Participatory Culture: Media Education for the 21st Century.

Karyono, A. N., Masthura, A., Rahma, N. A., & Rahmah, N. (t.t.). Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif Dan Metode Penelitian Kuantitatif.

Khasanah, B. A., & Ayu, I. D. (2018). Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Brain Based Learning. Eksponen, 7(2), 46–53. https://doi.org/10.47637/eksponen.v7i2.148

Lestari, B. M., Sundari, A., Oktamefa, S., & Sumantri, S. (2025). Literasi Digital sebagai Kunci Mempersiapkan Generasi Kritis dan Kreatif Digital Pada Kelas 5 SDN Rawamangun 02. 9.

Nabilah, S. C., & Erlianti, G. (t.t.). Literasi Digital Sebagai Kesadaran Algoritmik: Tinjauan Literatur Kritis Dalam Ilmu Perpustakaan.

Nur Wulan Intan Palupi, Siti Risdatul Ummah, & Pipit Larasati. (2025). Konsep dan Praktik Metode Kualitatif untuk Penelitian Sosial. RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 3(4), 188–198. https://doi.org/10.62383/risoma.v3i4.860

Primadi Candra Susanto, Josua Panatap Soehaditama, Atong Soekirman, Agus Suhendra, Adelia Dwi Valentin, & Sismiati Sismiati. (2025). Konsep Penelitian Kualitatif: Tinjauan Pustaka, Studi Kasus, Pendekatan Etnografi, Informan, In-Depth Interview dan Focus Group Discussion. Jurnal Inovasi Manajemen, Kewirausahaan, Bisnis dan Digital, 2(2), 01–16. https://doi.org/10.61132/jimakebidi.v2i2.485

Rosalina, M. D., Iman, P. D., & Anggraini, V. R. (2023a). Pengaruh Kemampuan Literasi Digital Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SD Kelas VI. M. D, 6.

Siti Nur A’isyah, Silvia Dwi Nur Kamalia, Dewi Ismayani Gendra Bawana, Zahrotun Fisabil Jannah, & Arie Yuanita. (2025). Membaca Kritis: Bagaimana Mengidentifikasi Informasi Yang Akurat. PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 3(2), 187–198. https://doi.org/10.58540/pijar.v3i2.795

Sudianto, R., Agustina, W., Jannah, A. K., & Hidayah, R. A. (t.t.). Analisis Literasi Digital Dan Berpikir Kritis Mahasiswa Pada Era Media Sosial.

Syahrizal, H., & Jailani, M. S. (2023). Jenis-Jenis Penelitian Dalam Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Jurnal QOSIM Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 13–23. https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.49

Published

2026-07-17

How to Cite

Gulo, T., Gulo, M., Sarumaha, C. A., Gulo, L. A., & Hia, L. (2026). Pengaruh Literasi Digital terhadap Kemampuan Membaca Kritis Siswa. Ta’ehao: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(2), 241–257. https://doi.org/10.56207/to.v4i2.797