Hubungan Penguasaan Kosakata dengan Kemampuan Menulis Teks Persuasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Bawolato
DOI:
https://doi.org/10.56207/to.v4i2.795Keywords:
penguasaan kosakata, kemampuan menulis, teks persuasi, keterampilan berbahasaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penguasaan kosakata dengan kemampuan menulis teks persuasi siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bawolato. Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks persuasi yang disebabkan oleh keterbatasan penguasaan kosakata. Penguasaan kosakata merupakan salah satu aspek penting dalam keterampilan berbahasa karena kosakata menjadi dasar bagi siswa untuk menuangkan gagasan, menyusun kalimat efektif, serta mengembangkan ide secara sistematis dalam sebuah tulisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bawolato, sedangkan sampel penelitian diambil menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes penguasaan kosakata dan tes menulis teks persuasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan kosakata siswa berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 78,45, sedangkan kemampuan menulis teks persuasi berada pada kategori cukup baik dengan nilai rata-rata 76,20. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,72 yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara penguasaan kosakata dengan kemampuan menulis teks persuasi siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bawolato. Dengan demikian, semakin tinggi penguasaan kosakata siswa maka semakin baik pula kemampuan siswa dalam menulis teks persuasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi guru bahasa Indonesia untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa melalui berbagai strategi pembelajaran yang kreatif dan inovatif.
References
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tarigan, H. G. (2011). Menulis sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Keraf, G. (2010). Argumentasi dan Narasi. Jakarta: Gramedia.
Kridalaksana, H. (2008). Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia.
Nurgiyantoro, B. (2016). Penilaian Pembelajaran Bahasa. Yogyakarta: BPFE.
Soedjito (2014). Kosakata Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia.
Semi, A. (2007). Dasar-Dasar Keterampilan Menulis. Bandung: Angkasa.
Suparno & Yunus, M. (2008). Keterampilan Dasar Menulis. Jakarta: Universitas Terbuka.
Byrne, D. (1997). Teaching Writing Skills. London: Longman.
Lado, R. (1979). Language Teaching. New York: McGraw-Hill.
Dalman (2016). Keterampilan Menulis. Jakarta: Rajawali Pers.
Chaer, A. (2011). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.
Djiwandono, S. (2011). Tes Bahasa dalam Pengajaran. Jakarta: Indeks.
Harris, D. P. (1993). Testing English as a Second Language. New York: McGraw-Hill.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yaberlia Waruwu, Lisdaniaty Halawa, Fian Susanti Zalukhu, Jon Arif Adiputra Waruwu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





