Pengaruh Model Flipped Classroom terhadap Kemampuan Membaca Kritis Teks Editorial
DOI:
https://doi.org/10.56207/to.v4i2.791Keywords:
flipped classroom, membaca kritis, teks editorialAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Flipped Classroom terhadap kemampuan membaca kritis teks editorial siswa di SMK Negeri 1 Hilimegai kecamatan Hilimegai, kabupaten Nias Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen sederhana yang didukung oleh data kualitatif melalui wawancara. Subjek penelitian berjumlah 26 siswa yang mengikuti pembelajaran membaca teks editorial. Proses pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan membaca kritis, observasi kegiatan pembelajaran, serta wawancara yang dilakukan kepada 1 guru Bahasa Indonesia dan 12 siswa untuk memperoleh informasi lebih mendalam mengenai penerapan model Flipped Classroom dalam proses pembelajaran. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan siswa dalam memahami, menganalisis, serta mengevaluasi isi teks editorial dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada siswa untuk meningkatkan kemampuan membaca kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Flipped Classroom memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan membaca kritis siswa. Siswa menjadi lebih aktif dalam memahami isi teks, mampu mengidentifikasi gagasan utama, menganalisis argumen yang disampaikan penulis, serta memberikan penilaian terhadap informasi yang terdapat dalam teks editorial. Selain itu, hasil wawancara dengan guru dan siswa menunjukkan bahwa model Flipped Classroom membantu siswa mempersiapkan diri sebelum pembelajaran di kelas melalui materi yang dipelajari secara mandiri, sehingga waktu pembelajaran di kelas dapat digunakan untuk diskusi, analisis teks, serta pemecahan masalah secara lebih mendalam.
References
Cahyono, B. (2017). Membangun kemampuan berpikir kritis melalui pembelajaran berbasis teks. Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra, 4(2), 90–102
Dalman. (2014). Keterampilan Membaca. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Fatmasari. (2018). Membaca Kritis dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia.
Maolidah, I. S. (2017). Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Flipped Classroom pada Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia.
Rachman, A., Yochanan, E., Samanlangi, A. I., & Purnomo, H. (2024). *Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D*. CV Saba Jaya Publisher. https://sabajayapress.co.id/
Retno, D., Suryani, A., & Pratiwi, R. (2018). Profil kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa, 6(1), 78–89.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
Siburian, J., Sinaga, M., & Murni, D. (2023). Penerapan Model Flipped Classroom untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Membaca Kritis Siswa.
Sutrisna, I. P. G., Sutama, I. M., Dewantara, I. P. M., & Wirahyuni, K. (2024). Implementasi Model Pembelajaran Flipped Clasroom dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia: Kajian Systematic Literature Review. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan.
Tarigan, H. G. (2008). Membaca sebagai Keterampilan Berbahasa. CV. Angkasa.
Tarigan, H. G. (2015). Membaca: Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Yulian, R. (2021). The flipped classroom: Improving critical thinking for critical reading of efl learners in higher education. Studies in English Language and Education, 8(2), 508–522. https://doi.org/10.24815/siele.v8i2.18366
Zubaidah, S. (2010). Berpikir kritis: Pengertian, indikator, dan implikasi pembelajaran. Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah, 5(2), 1–12.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dimeria Gulo, Widian Kristiani Zebua, Pasrah Hati Halawa, Nofri Yanti Telambanua, Syukur Niatman Waruwu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





